beritajalan.web.id Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menempatkan pembangunan jalan Desa Barimbun, Kecamatan Tanta, sebagai salah satu sasaran utama. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan wilayah perdesaan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI.
Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk mendukung pelaksanaan TMMD. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan fisik maupun nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Dukungan Anggaran dari Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Tabalong, Hj Hamida Munawarah, menyampaikan bahwa dukungan anggaran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa. Anggaran yang dialokasikan berasal dari APBD dan difokuskan untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-127.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.
Pemerintah daerah menilai sinergi dengan TNI sangat efektif dalam menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan.
Jalan Desa sebagai Prioritas Utama
Pembangunan jalan Desa Barimbun dipilih sebagai sasaran utama karena akses transportasi menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Kondisi jalan yang terbatas selama ini dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Dengan dibangunnya jalan desa, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat ekonomi.
Infrastruktur jalan menjadi kunci pembuka isolasi wilayah dan peningkatan kesejahteraan warga.
Peran Strategis TMMD dalam Pembangunan Desa
TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang menggabungkan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini dirancang untuk mempercepat pembangunan desa secara merata.
Melalui TMMD, pembangunan tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga gotong royong masyarakat.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun rasa memiliki dan kebersamaan di tingkat desa.
Kegiatan Fisik dan Nonfisik Berjalan Seimbang
Selain pembangunan jalan, TMMD ke-127 juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan nonfisik dianggap penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa.
Dengan pendekatan menyeluruh, TMMD diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang.
Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Pembangunan jalan Desa Barimbun diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian lokal. Akses yang lebih baik akan memudahkan distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Biaya transportasi dapat ditekan, sehingga pendapatan masyarakat meningkat.
Konektivitas antarwilayah juga akan membuka peluang usaha baru bagi warga desa.
Mempercepat Pemerataan Pembangunan
Pemerintah Kabupaten Tabalong menilai TMMD sebagai instrumen penting dalam pemerataan pembangunan. Desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau kini mendapat perhatian lebih.
Program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Pembangunan yang merata diyakini akan memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi daerah.
Keterlibatan Aktif Masyarakat
Salah satu kekuatan TMMD adalah partisipasi aktif masyarakat. Warga desa dilibatkan langsung dalam proses pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Keterlibatan ini tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama.
Gotong royong menjadi nilai utama yang terus dijaga dalam pelaksanaan TMMD.
Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah
Kodim 1008/Tabalong sebagai pelaksana TMMD bekerja sama erat dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Sinergi ini memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan dapat dilakukan secara terpadu.
Keberhasilan TMMD sangat bergantung pada komunikasi dan koordinasi yang baik antar pihak.
Harapan Jangka Panjang
Pemerintah daerah berharap hasil pembangunan melalui TMMD dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Infrastruktur yang dibangun diharapkan tetap terawat dan dimanfaatkan secara optimal.
Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan sebagai aset bersama.
Keberlanjutan menjadi fokus utama agar manfaat TMMD tidak bersifat sementara.
Pendidikan dan Kesadaran Sosial
Melalui kegiatan nonfisik, masyarakat desa juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, kesehatan, dan ketertiban sosial.
Penyuluhan yang dilakukan bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Pendekatan ini melengkapi pembangunan fisik yang telah dilakukan.
Penutup
Program TMMD ke-127 di Kabupaten Tabalong dengan sasaran utama pembangunan jalan Desa Barimbun menjadi langkah nyata percepatan pembangunan desa. Dukungan anggaran sebesar Rp1,5 miliar menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat, TMMD diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif yang berkelanjutan. Infrastruktur yang lebih baik, sumber daya manusia yang meningkat, serta semangat gotong royong menjadi fondasi kuat bagi kemajuan desa di masa depan.

Cek Juga Artikel Dari Platform rumahjurnal.online
