beritajalan.web.id Pemerintah Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Salah satu langkah nyata yang baru saja dituntaskan adalah perbaikan Jalan HOS Cokroaminoto di kawasan Puri Beta, Larangan, Kota Tangerang.
Perbaikan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, terutama di sekitar Halte Puri Beta. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Kebayoran, Jakarta, hingga Kota Tangerang, sehingga mobilitas kendaraan di jalur ini tergolong padat setiap harinya.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menyampaikan bahwa proyek perbaikan dilakukan secara cepat guna menghindari potensi kecelakaan dan kemacetan yang lebih parah.
Perbaikan Fokus di Titik Rawan
Menurut Iwan, kerusakan paling signifikan berada di beberapa titik berlubang yang kerap tergenang air saat hujan. Kondisi tersebut berisiko membahayakan pengendara, terutama sepeda motor dan angkutan umum yang melintas setiap hari.
Tim PUPR melakukan penambalan menggunakan paving block sebagai solusi cepat untuk memperkuat struktur jalan. Metode ini dipilih agar hasil perbaikan lebih tahan terhadap genangan air, sekaligus memberikan permukaan yang lebih stabil bagi kendaraan.
Langkah tersebut dinilai efektif dalam jangka pendek, terutama untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama musim penghujan.
Infrastruktur sebagai Prioritas Layanan Publik
Perbaikan Jalan HOS Cokroaminoto menjadi bagian dari program berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar. Jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan publik.
Mobilitas warga yang lancar berkontribusi langsung terhadap produktivitas. Oleh karena itu, perbaikan jalan rusak menjadi prioritas utama dalam agenda kerja Dinas PUPR.
Tantangan Musim Penghujan
Musim penghujan menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan jalan. Genangan air yang terus menerus dapat melemahkan struktur aspal dan menyebabkan lubang semakin dalam.
Iwan menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan rawan rusak. Dengan sistem respons cepat, tim teknis diterjunkan segera setelah menerima laporan masyarakat.
Pendekatan ini diharapkan dapat mencegah kerusakan yang lebih luas dan meminimalisir dampak terhadap pengguna jalan.
Partisipasi Warga dan Laporan Publik
Pemkot Tangerang juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan rusak. Kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci dalam mempercepat penanganan permasalahan infrastruktur.
Saluran pengaduan publik dimanfaatkan untuk menerima laporan secara langsung. Informasi tersebut menjadi dasar bagi dinas terkait untuk menentukan prioritas penanganan.
Dengan keterlibatan warga, proses perbaikan dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dampak pada Keamanan dan Kenyamanan
Setelah perbaikan selesai, kondisi Jalan HOS Cokroaminoto kini lebih aman dilalui kendaraan. Lubang-lubang yang sebelumnya berpotensi menyebabkan kecelakaan telah tertutup, sehingga risiko bagi pengendara dapat ditekan.
Selain meningkatkan keselamatan, perbaikan ini juga berdampak pada kenyamanan berkendara. Permukaan jalan yang lebih rata membantu mengurangi getaran kendaraan dan memperlancar arus lalu lintas.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Komitmen Berkelanjutan Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang menegaskan bahwa perbaikan Jalan Puri Beta bukanlah langkah terakhir. Pemerintah akan terus menggencarkan proyek pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan di berbagai titik lain.
Dengan strategi pemeliharaan rutin dan respons cepat terhadap laporan warga, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Kota Tangerang semakin baik.
Langkah sigap ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan perubahan nyata. Infrastruktur yang terawat dengan baik tidak hanya mendukung mobilitas, tetapi juga memperkuat daya saing kota secara keseluruhan.

Cek Juga Artikel Dari Platform rumahjurnal.online
