Kebakaran Ruko Dekorasi dan Tekstil di Tangsel Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran hebat melanda deretan ruko gudang dekorasi dan tekstil di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Insiden ini menghanguskan empat ruko sekaligus dan memicu kerugian materiil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu gudang dekorasi yang berada di bagian belakang bangunan.

Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari dan dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku selama berjam-jam, menunjukkan betapa sulitnya proses penanganan kebakaran di lokasi tersebut.


Dugaan Awal Korsleting Listrik

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Korsleting tersebut diduga berasal dari gudang dekorasi yang berada di bagian belakang ruko.

Gudang tersebut memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan dipenuhi material seperti kayu dan styrofoam yang sangat mudah terbakar. Ketika api muncul akibat korsleting, upaya pemadaman awal oleh penghuni justru tidak berhasil dan api dengan cepat membesar serta menjalar ke bangunan di sekitarnya.


Bantahan Isu Pembakaran Sampah

Ahmad Dohiri menegaskan bahwa informasi awal mengenai dugaan kebakaran akibat pembakaran sampah tidak dapat dibenarkan. Isu tersebut sempat beredar berdasarkan laporan awal warga sekitar, namun setelah dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran, dugaan tersebut tidak terbukti.

Menurut keterangan saksi yang telah diperiksa oleh aparat, api pertama kali muncul dari instalasi listrik yang bermasalah. Penghuni gudang sempat berupaya memadamkan api, namun karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi, api justru semakin membesar dan tidak terkendali.


Api Cepat Menjalar ke Ruko Tekstil

Banyaknya bahan dekorasi dan tekstil di dalam gudang membuat api cepat menjalar. Dari satu gudang dekorasi, kobaran api kemudian merambat ke tiga ruko tekstil yang berada di sekitarnya. Dalam waktu singkat, seluruh bangunan ruko terdampak kebakaran hebat.

Kondisi ini memperparah situasi di lapangan. Selain asap tebal, suhu panas yang tinggi menyulitkan petugas untuk mendekati titik api. Proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan banyak unit pemadam kebakaran dari berbagai sektor di Tangerang Selatan.


11 Jam Perjuangan Petugas Pemadam

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 11 jam untuk mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya. Api baru dinyatakan padam pada dini hari sekitar pukul 04.20 WIB. Lamanya proses pemadaman disebabkan oleh besarnya skala kebakaran dan karakter material yang mudah terbakar.

Ahmad Dohiri menyebut, petugas harus bekerja ekstra keras untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Pendinginan juga dilakukan cukup lama guna mencegah api kembali menyala, mengingat banyaknya sisa material yang masih panas.


Kerugian Ditaksir Capai Rp7 Miliar

Akibat kebakaran ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp7 miliar. Angka tersebut mencakup kerusakan bangunan ruko, isi gudang berupa dekorasi dan tekstil, serta berbagai peralatan usaha yang tidak dapat diselamatkan.

Pemilik ruko kini harus menghadapi kerugian besar dan menghentikan sementara aktivitas usaha mereka. Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan dampak ekonomi dan kebutuhan pemulihan pascakebakaran.


Korban Luka dalam Insiden Kebakaran

Selain kerugian materiil, kebakaran ini juga menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka. Dua di antaranya merupakan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, sementara satu orang lainnya adalah petugas pemadam kebakaran yang mengalami cedera saat bertugas.

Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis. Pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun skala kebakaran tergolong besar dan berpotensi membahayakan banyak orang.


Penyelidikan Lanjutan oleh Kepolisian

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik, sisa material terbakar, serta keterangan saksi terus dikumpulkan guna memperkuat kesimpulan awal mengenai korsleting listrik.

Hasil penyelidikan ini nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah hukum maupun rekomendasi pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, khususnya di kawasan usaha yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar.


Imbauan Pencegahan Kebakaran

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemilik ruko dan gudang untuk memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan sesuai standar. Pemeriksaan rutin, penggunaan material listrik berkualitas, serta penataan gudang yang aman sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan juga mengimbau pelaku usaha agar menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) serta memahami prosedur penanganan awal kebakaran sebelum api membesar.


Penutup

Kebakaran ruko dekorasi dan tekstil di Pondok Aren, Tangerang Selatan, yang diduga akibat korsleting listrik, menjadi peristiwa serius dengan dampak besar. Empat ruko hangus terbakar, tiga orang terluka, dan kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik, terutama di bangunan yang menyimpan bahan mudah terbakar. Penyelidikan yang menyeluruh diharapkan dapat memberikan kejelasan penyebab kebakaran sekaligus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan di kawasan usaha serupa.

Baca Juga : Mengenal Saham Gorengan dan Cara Menghindarinya

Cek Juga Artikel Dari Platform :ย beritagram